[caption id="attachment_8577" align="aligncenter" width="300"] Mendikbud Anies Baswedan berfoto bersama dengan konduktor dan personel Gita Bahana Nusantara, Rabu (12/8/2015).[/caption]
Jakarta (Dikdasmen): Indonesia seperti orkestra. Setiap warga negaranya memiliki peran dan porsi aktivitas yang saling mendukung. Satu saja tidak menjalankan fungsinya dengan baik, akan memengaruhi yang lain.
“Persiapkan diri Anda untuk berkarya di Indonesia seperti Anda menyiapkan orkestra. Masing-masing punya peran dan tiap peran punya makna,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan di Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2015. Anies berkata demikian saat menyampaikan sambutan pada Konser Uji Gelar Gita Bahana Nusantara yang digelar di Gedung Plaza Insan Pendidikan Berprestasi, Kompleks Kemendikbud, Senayan, Jakarta.
Orkestra juga butuh konduktor yang memimpin jalannya pagelaran. Kendati semua personel orkestra bisa memainkan lagu tanpa kehadiran konduktor, namun penampilan mereka tak akan bernyawa. “Konduktor hadir membawa nyawa, memberi nuansa,” jelas Anies.
Maka sudah seharusnya tiap personel orkestra, warga negara Indonesia, tidak kerja sendiri dan berpikir soliter. “Republik tidak akan berubah jika kita berpikir hanya untuk diri sendiri,” tegas Anies.
Dalam kesempatan itu, Anies juga memuji lagu-lagu wajib nasional di mana lirik-liriknya sangat kuat dan menggugah. Syairnya lebih bagus jika dibandingkan dengan lagu kebangsaan negara lain.
Anies juga membagikan buku Otobiografi Mohamad Hatta berjudul Untuk Negeriku kepada seluruh personel Gita Bahana Nusantara. Buku yang ditulis oleh Mohammad Hatta sendiri dan selesai setahun sebelum wafatnya itu terdiri dari tiga jilid. “Ia hibahkan semua hidupnya.
Ia orang yang memiliki integritas, memikirkan pendidikan sebelum orang lain memikirkannya. Saya minta Anda membaca ini sebelum tampil besok,” imbuhnya.
Penampilan Gita Bahana Nusantara di Kemendikbud merupakan konser perdana di hadapan publik. Berikutnya, grup orkestra yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa berusia 15-25 tahun dari 34 provinsi ini akan tampil dalam rangka Pidato Kenegaraan Presiden di Gedung DPR/MPR pada 14 Agustus 2015. Mereka juga akan tampil sebagai pengisi acara dalam Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-70 di Istana Negara pada 17 Agustus 2015. Keesokan harinya 18 Agustus 2015, mereka akan menghadiri Silaturahmi dengan Presiden RI di JIE Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.* (Billy Antoro)